Apakah Anda Menciptakan Sebuah Kebutuhan Dalam Konten Marketing?

November 14, 2016 - Pemasaran digital

keinginan dan kebutuhan“Ciptakan kebutuhan dalam konten marketing!” Ini adalah salah satu saran yang diberikan di salah satu konferensi. Ketika Anda mencoba menyakinkan orang untuk berinvestasi pada suatu produk atau jasa, Anda membutuhkan “ciptakan kebutuhan atau keinginan” dalam konten marketing Anda.

Coba pikirkan hal tersebut, apakah Anda mau berinvestasi pada suatu produk atau jasa yang tidak Anda butuhkan atau inginkan? Begitu juga para pengunjung Anda, apakah mereka akan tertarik pada sesuatu yang tidak mereka butuhkan atau inginkan?

Berjualan Tanpa ‘Jualan’

Orang-orang tidak akan suka untuk ditawari secara implisit ketika mereka masih dalam masa penelitian membeli barang. Namun mereka akan senang jika diberikan informasi yang mereka cari, karena dapat membantu mereka untuk mengambil keputusan dalam pemilihan produk dan jasa.

Kebutuhan dalam konten marketing

Anda harus bisa mengedukasi mereka saat memberikan informasi (tanpa terlihat sedang berjualan). Anda harus menyediakan informasi yang orang butuhkan sebagai pertimbangan sebelum melakukan pembelian. Jika Anda memberikan informasi yang berguna maka Anda akan mulai dipercaya oleh calon pembeli, dan kepercayaan sangatlah mempengaruhi penjualan.

Bagaimana Menciptakan Kebutuhan Dalam Konten Marketing?

Membuat konten edukasi adalah ide yang sangat baik, baik itu untuk produk atau jasa Anda. Berikut Ide yang sangat baik untuk dibahas dalam konten Anda:

  1. Apa keuntungan jasa atau produk yang ditawarkan. (Ini bisa dalam bentuk review)
  2. Apa yang harus dihindari atau dicari ketika mempekerjakan seseorang yang akan memberikan layanan atau jasa Anda pada pelanggan? Mengenai produk Anda, kenapa produk Anda adalah pilihan yang tepat untuk mereka? (Anda juga dapat membuat permbandingan “X vs. Y”, di mana orang akan membandingkan semua produk yang mana saat ini review-review sangat populer.
  3. Kebutuhan dan keinginan pengunjung apakah yang produk dan jasa Anda dapat memenuhi?

Anda dapat membahas semua hal ini tanpa menyebut produk atau jasa Anda sampai akhir. Atau jika Anda adalah penyedia jasa, maka Anda dapat menginformasikan hal seperti ini, “di perusahaan kami, kami selalu memastikan A, B, dan C dahulu sebelum kita memulai X, Y, dan Z.”
Dengan hal seperti ini pembaca otomatis mengetahui Anda menawarkan jasa yang mereka riset atau cari; Anda sudah berjualan tanpa terlihat sedang ‘jualan’. Dengan informasi seperti ini mereka akan selalu membandingkan apa yang perusahaan lain katakan dengan apa yang Anda katakan. Jika Anda memberikan informasi yang sangat berguna dan terlihat melakukannya dengan tulus, maka sudah dapat dipastikan siapa yang akan dipilih oleh pelanggan.

Berikan Informasi yang Dibutuhkan Pelanggan Untuk Mengambil Keputusan yang Tepat

faktaUmumnya orang berhati-hati dalam menggunakan uang mereka. Anda harus memberikan semua informasi yang mereka butuhkan atau inginkan untuk membantu mereka dalam menjatuhkan pilihan dengan nyaman dan aman. Terlihat dari bahasan kita sebelumnya, kepercayaan mempengaruhi penjualan, jadi jika Anda yang memberikan informasi berguna maka Anda dapat menjadi orang yang pelanggan percayai.

Beberapa cara untuk memberikan informasi yang bagus:

  •  Tutorial artikel dan video (Dibutuhkan untuk produk! Semua dari awal sampai tingkat mahir)
  •  Bagi beberapa bagian jasa atau produk yang ditawarkan, berdasarkan apa yang mereka tawarkan dan mengapa mereka dibutuhkan.
  •  Siapa yang membutuhkan jasa dan produk ini?
  • Kebutuhan apa yang dapat terpenuhi oleh produk ini? Kenapa dan bagaimana produk atau jasa dapat berguna?
  •  Apa “nama jasa” yang ditawarkan?
  • Review dari “nama produk” atau kumpulkan link dari review yang positif.
  • Diskusi produk dan jasa yang berhubungan.
  • Kekurangan jika tidak memilih produk dan jasa ini.
  • Hal yang dipertimbangkan dalam mempekerjakan seseorang untuk melakukan jasa ini.

Pengunjung Mana yang Membutuhkan atau Menginginkan Produk Anda?

menciptakan-kebutuhan-dan-keinginan

Semua usaha membutuhkan waktu untuk menemukan siapa pengunjung yang harus ditarget.
Anda juga harus mengetahui terminologi apa yang harus digunakan untuk memasarkan produk atau jasa dengan efektif.

Dalam hal ini Anda harus sabar, jangan terlalu berharap secara ajaib dapat langsung menciptakan konten yang mampu meraih pelanggan yang ditargetkan. Anda harus melakukan beberapa riset terlebih dahulu dan menemukan bagaimana Anda mendapatkan informasi dari pengunjung Anda. Dimana untuk memasarkan, bagaimana memasarkan, dan apa yang harus ditulis di judul adalah hal-hal yang kritikal (sebisa mungkin kaitkan dengan ‘terminologi’ yang kita singgung di atas).

Pikirkan media sosial apa yang pengunjung Anda gunakan. Blog apa yang mereka baca? Apa yang mereka bagikan dan bagaimana mereka membagikannya? Dimana mereka meninggalkan review?

Blog Anda

Cari cara untuk memberikan informasi yang dibutuhkan kepada pengunjung mengenai produk dan jasa Anda. Membuat blog di situs Anda secara regular sangat penting karena Anda menginginkan mesin mencari menuju blog Anda.

Berasumsi bahwa situs dan strategi SEO Anda berjalan dengan baik, maka artikel Anda dapat berada dalam urutan atas di mesin pencari. Semakin banyak pengunjung yang membaca artikel Anda, maka hal tersebut meningkatkan kemungkinan untuk meraih pengunjung yang mungkin membutuhkan produk Anda.

Implementasi di Indonesia

toko-onlineDi Indonesia sendiri saat ini kita dapat melihat banyak sekali iklan bisnis online shop atau biasa disebut e-commerce. Di televisi, website review, ataupun website pribadi sering kali muncul review para pemain toko online ini.

Dalam pembahasan kebutuhan dalam konten marketing ini, mayoritas toko online di indonesia seperti Blibli, OLX, dan Lazada hampir semua menerapkan sistem yang kita jelaskan. Mereka semua memiliki blog, menampilkan kelebihan dibanding pesaingnya, mengetahui apa yang sedang nge-trend, dan sangat tahu apa yang orang orang butuhkan atau inginkan.

Lazada terkenal dengan flash sale-nya, Blibli dengan cicilan 0%, OLX dengan penjualan barang-barang bekas yang tidak terpakai oleh user. Masing-masing menyasar segmen yang jelas dan menonjolkan kelebihan dari kompetitornya.

Lalu, jika Anda memiliki bisnis online, strategi apa yang akan Anda tampilkan?

Diadaptasi dari copypress.com

Share this