Gunakan 5 Langkah Ini Untuk Menciptakan Rencana Pemasaran Bisnis Anda!

January 24, 2017 - Pemasaran digital

Dalam buku berjudul “Mulailah Bisnis Anda” (Start Your Own Business), staff dari Entrepreneur Media Inc. memandu Anda dalam tiap langkah penting dalam memulai bisnis Anda, kemudian mendukung Anda untuk bertahan selama tiga tahun pertama sebagai pebisnis. Berikut ini adalah kutipan yang sudah kami edit dari buku tersebut, yang menjelaskan langkah-langkah sederhana dalam menciptakan rencana pemasaran bisnis untuk pebisnis pemula.

Meskipun setiap orang tahu bahwa Anda membutuhkan rencana bisnis yang jelas, tidak semua pebisnis tidak menyadari bahwa rencana pemasaran sama pentingnya. Tidak seperti rencana bisnis, rencana pemasaran berfokus pada bagaimana mendapatkan dan mempertahankan pelanggan. Rencana bisnis harus bersifat strategis dan meliputi angka-angka statistik, fakta, dan goals yang ingin Anda capai. Rencana pemasaran yang baik menguraikan keseluruhan tools dan taktik yang akan Anda gunakan untuk mencapai goals penjualan Anda. Dalam kata lain, rencana pemasaran Anda adalah rencana dari keseluruhan aksi Anda: apa yang akan Anda jual, siapa yang akan membeli apa yang Anda jual, dan taktik yang Anda gunakan untuk mendapatkan leads yang pada akhirnya akan menghasilkan penjualan. Dan kecuali Anda menggunakan rencana pemasaran Anda untuk mendapatkan pendanaan dari pihak lain, rencana pemasaran Anda tidak perlu rumit atau berbunga-bunga. Cukup gunakan poin-poin dalam bentuk list, dan pergilah langsung ke tujuan.

Berikut adalah langkah demi langkah dalam menciptakan rencana pemasaran bisnis yang ampuh:

Langkah pertama: Mulailah dengan mengetahui keadaan bisnis Anda saat ini, atau disebut juga “analisis situasi”.

Menciptakan rencana pemasaran bisnis harus dimulai dari analisis situasi

Bagian pertama ini mendefinisikan bisnis Anda, termasuk produk dan servis yang Anda sediakan, kemudian menunjukkan bagaimana keunggulan yang Anda sediakan membuat Anda berbeda dari kompetitor Anda.

Satu hal yang harus Anda ketahui, audiens target telah menjadi sangat spesifik dan tersegmen belakangan ini. Apa pun industri Anda, mulai dari restorasi sampai servis profesional atau juga toko retail baju, memposisikan produk dan servis Anda secara kompetitif membutuhkan pemahaman yang dalam tentang pasar atau niche Anda. Anda tidak hanya harus dapat menjelaskan secara mendetil apa yang Anda pasarkan, Anda juga harus mengerti secara jelas apa yang kompetitor Anda jual, dan menunjukkan kenapa produk Anda punya value lebih.

Buatlah analisis situasi Anda ringkasan padat yang mencakup kelebihan, kekurangan, kesempatan, dan ancaman yang perusahaan Anda miliki. Kelebihan dan kelemahan adalah karakteristik yang ada pada perusahaan Anda, sementara kesempatan dan ancaman mengacu pada faktor eksterior. Untuk menentukan kelebihan perusahaan Anda, pertimbangkan bagaimana produk Anda lebih baik atau bagaimana layanan pelanggan yang Anda sediakan lebih menyeluruh dari produk dan layanan pesaing Anda, misalnya. Apa yang Anda tawarkan yang memberikan bisnis Anda kelebihan dari pesaing Anda? Di sisi lain, kelemahan Anda bisa berupa bagaimana bisnis Anda harus bersaing di pasar yang tengah jenuh, atau kurangnya jumlah pegawai berpengalaman yang Anda miliki.

Berikutnya, deskripsikan semua kesempatan yang bisa Anda manfaatkan, misalnya saja pasar yang tengah berkembang untuk produk Anda. Jangan lupa untuk memasukkan semua faktor yang mengancam kemampuan bisnis Anda untuk menghasilkan profit, sehingga pada bagian berikutnya Anda dapat merincikan hal-hal yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi faktor ancaman tersebut.

Memposisikan produk Anda melibatkan dua langkah. Pertama, Anda harus menganalisis fitur-fitur produk Anda dan bagaimana fitur-fitur tersebut membedakan produk Anda dari produk pesaing Anda. Kedua, tentukan publik yang paling mungkin tertarik untuk membeli produk Anda. Apa yang Anda jual? Keunggulan? Kualitas? Harga diskon? Ingatlah bahwa Anda tidak dapat menawarkan semua ini secara bersamaan saat Anda mempromosikan produk. Mengetahui apa yang pelanggan inginkan akan membantu Anda memutuskan apa yang Anda tawarkan. Di sinilah kita memasuki langkah berikutnya.

Langkah ke-2: Deskripsikan target audiens Anda.

Tentukan target audiens Anda

Membangun profil singkat (satu paragraf saja) dan sederhana tentang pelanggan prospek Anda adalah langkah berikutnya dalam menciptakan rencana pemasaran bisnis Anda. Anda dapat mendeskripsikan prospek berdasarkan kategori-kategori demografis: usia, jenis kelamin, komposisi keluarga, penghasilan dan posisi geografis. Anda dapat juga mendeskripsikan mereka berdasarkan gaya hidup mereka. Tanya pada diri Anda sendiri: Apakah pelanggan saya konservatif atau inovatif? Tradisional atau modern? Pemalu atau agresif? Introvert atau ekstrovert? Seberapa sering mereka mungkin membeli apa yang saya tawarkan? Dan dalam jumlah apa?

Jika Anda adalah marketer yang melakukan business-to-business, Anda dapat mendefinisikan target Anda berdasarkan jenis bisnis mereka, jabatan atau pekerjaan, ukuran bisnis, lokasi geografis, dan kategori-kategori lain yang bisa menjadikan mereka prospek Anda. Siapa pun target audiens Anda, Anda harus mendeskripsikan mereka sedetil mungkin di bagian ini, karena inilah yang akan menjadi panduan Anda dalam merencanakan strategi promosi yang efektif untuk kampanye media dan relasi publik Anda.

Langkah ke-3: Tentukan tujuan pemasaran Anda.

tentukan tujuan dalam merancang rencana pemasaran bisnis Anda

Apa yang ingin Anda capai melalui rencana pemasaran Anda? Misalnya saja, apakah Anda berharap untuk mendapatkan kenaikan keuntungan penjualan sebesar 20% per kuarter? Tulislah suatu list singkat dari semua goal Anda, dan buatlah agar mereka bisa diukur, sehingga Anda dapat mengetahui kapan tujuan-tujuan ini tercapai.

Langkah ke-4: Bangunlah strategi dan taktik komunikasi pemasaran yang akan Anda gunakan.

Strategi dan taktik penting dalam merancang rencana pemasaran bisnis

Bagian ini adalah inti dari rencana pemasaran Anda. Pada bagian-bagian sebelumnya, Anda telah merancang garis besar apa yang harus Anda capai dengan rencana pemasaran Anda, dan telah menentukan target pasar Anda. Kini saatnya Anda menentukan secara mendetil taktik-taktik dan komponen pemasaran yang Anda gunakan untuk mecapai prospek ini dan mencapai goal Anda.

Sebuah program pemasaran yang baik menarget prospek dalam semua tahap dari siklus penjualan. Beberapa target pemasaran, seperti berbagai bentuk iklan, relasi publik dan pemasaran langsung, termasuk hal yang bagus dilakukan untuk mencapai prospek yang belum mengenal Anda sama sekali (cold prospects). Prospek hangat, yaitu yang sudah pernah menerima pesan pemasaran Anda sebelumnya atau bahkan telah pernah menemukan Anda, akan merespon lebih baik dengan email yang dikirimkan seizin mereka, program loyalitas, event-event apresiasi pelanggan, dan lain-lain. Prospek terpanas Anda adalah orang-orang yang telah menerima pesan-pesan marketing Anda dan siap untuk membeli. Pada umumnya, kontak sales secara personal (baik itu melalui telepon, email, datapun secara langsung) yang digabungkan dengan usaha-usaha marketing sebelumnya, akan mendorong mereka untuk akhirnya melakukan pembelian.

Untuk melengkapi bagian taktik Anda, garis besarkan strategi utama pemasaran Anda, kemudian gabungkan beberapa variasi taktik yang akan Anda gunakan untuk mencapai prospek pada setiap poin dalam siklus penjualan Anda. Misalnya, Anda dapat menggabungkan billboards, iklan cetak, dan pencarian online lokal untuk mencapai cold prospects. Tapi Anda bisa menggunakan email untuk mencapai prospek hangat.

Untuk mengidentifikasikan gabungan pemasaran yang paling cocok untuk Anda, temukan media mana yang target Anda gunakan untuk mendapatkan informasi tentang produk atau servis yang Anda jual. Jangan gunakan media yang dipakai secara luas jika produk Anda tidak relevan, meskipun media tersebut dipakai oleh banyak orang. Taktik-taktik pemasaran Anda harus mencapai prospek Anda pada saat mereka paling siap menerima pesan marketing Anda.

Langkah ke-5: Tentukan anggaran pemasaran Anda.

menciptakan rencana pemasaran bisnis sesuai dengan bujet

Anda harus mengalokasikan sebagian dari prediksi hasil penjualan gross untuk anggaran pemasaran tahunan. Tentu saja, jika Anda baru saja memulai bisnis Anda, ini bisa berarti menggunakan pendanaan yang baru saja didapatkan dengan cara meminjam atau dengan biaya sendiri. Ingatlah satu hal ini: pemasaran adalah hal yang penting untuk bisnis Anda. Dan dengan adanya berjenis-jenis taktik yang bisa Anda gunakan untuk mencapai prospek Anda, akan selalu ada yang bisa Anda usahakan, seberapa kecilnya pun bujet Anda.

Ketika Anda mulai untuk menentukan biaya untuk taktik pemasaran yang telah Anda tetapkan sebelumnya, Anda mungkin melihat bahwa bujet Anda tidak mencukupi. Dalam kasus ini, kembalilah ke langkah sebelumnya dan sesuaikan taktik Anda untuk mendapatkan bujet yang sesuai. Kuncinya terletak pada usaha pemasaran yang tidak pernah terhenti. Oleh sebab itu, jangan pusingkan taktik yang mahal hingga pada saat Anda sanggup membiayainya.

Diadaptasi dari: entrepreneur.com

Share this